Menyambangi Curug Seribu Bogor

Perjalanan kali ini lebih tepat untuk dijadikan sebagai pacu adrenalin sekaligus belajar haiking. Menuju lokasi ini membutuhkan fisik dan tekad yang kuat. Jalan setapak bertebing dihiasi rimbunnya hutan belantara ditambah tanjakan dan turunan terjal menjadikan kita harus terus fokus menelusurinya. Perjalanan yang cukup menguras tenaga dan pikiran. Setiap langkah harus kita pikirkan dengan tepat, karena jalanannya cukup licin dan jurang yang curam berada disalah satu sisinya. Untuk itulah kita harus fokus dan hindari bercanda saat melintasinya.

Ialah Curug Seribu, sebuah curug yang kental dengan cerita mistis dan trackingnya yang cukup berbahaya. Bagi kamu yang belum terbiasa dengan track seperti ini, waspada dan hati-hati sangat dianjurkan. Tapi buat kamu yang sudah terbiasa dengan track seperti ini pastinya perjalanan seperti ini sangat menyenangkan. Saya sendiri sudah cukup terbiasa menghadapi medan terjal seperti ini, sehingga bagi saya kesulitan dan rintangan serta kejutan-kejutan alami yang kerap muncul tanpa kompromi adalah sebuah hiburan.

 

curug seribu bogor

Lokasi Curug Seribu

Berlokasi di Taman Nasional Gunung Halimun Salak, atau lebih tepatnya di Kawasan Wisata Gunung Salak Endah (Gunung Bunder) Pamijahan, Bogor. Curug Seribu menjadi salah satu destinasi wisata terfavorit dikalangan pecinta alam dan pecinta pacu adrenalin. Menyuguhkan keindahan alam yang memesona, ditambah dengan jalurnya yang cukup menantang menjadikan Wisata Curug Seribu semakin di gandrungi.

Memiliki ketinggian sekitar kurang lebih 100 meter, dengan volume air yang melimpah dan aliran air terjun yang deras, menjadikan curug ini tertinggi dan terbesar dibanding curug-curug lain yang berada disekitarnya. Selain Curug Seribu, di Kawasan Wisata Gunung Bunder juga terdapat curug-curug lain seperti Curug Cigamea, Curug Ngumpet, Curug Cihurang, Curug Ngampar dan Curug Ciparay Muara Herang.

Sisi Lain Curug Seribu

Kendati sering terdengar cerita tentang mistisnya Curug Seribu, namun tak menyurutkan semangat wisatawan untuk mengunjungi curug tersebut. Namun tentunya kita sebagai pengunjung harus tetap waspada dan menjaga sopan santun saat mengunjunginya. Karena cerita-cerita yang viral dikalangan netizen memanglah bukan omong kosong belaka. Terbukti dengan adanya berita tentang Tenggelamnya 4 Mahasiswa asal Jakarta, Terjatuhnya Seorang Siswa Asal Jakarta saat Selfie di Curug Seribu serta peristiwa lainnya yang terjadi di Curug ini.

 

curug seribu bogor

Berada di Curug Seribu serasa berada di dua dimensi yang berbeda. Disatu sisi kita senang dan kagum dengan keindahan alam yang tersaji, namun disisi lain rasa takut kerap menghantui kita. Entah kenapa saat saya mulai memasuki rimbunnya hutan yang harus saya lalui di saat menuju dan pulang dari lokasi Curug, rasa takut dan merinding merasuki seluruh tubuh. Rasa takut semakin kuat saat berada di lokasi Curug. Namun karena tiada hal lain selain ingin menikmati keindahan alam yang Allah ciptakan untuk umatnya, perlahan saya mencoba untuk menghilangkan rasa takut itu dan mengubahnya menjadi rasa kagum serta bersyukur atas karuniaNYA.

Peraturan Di Curug Seribu

Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan, pihak pengelola memberikan peringatan dan membatasi area kunjungan. Seuntai tali tambang terbentang kencang, menandakan batas area aman dengan area tidak aman untuk disinggahi pengunjung. Berkunjung ke Curug Seribu jangan berharap kamu bisa berenang di area air terjun, karena area inilah yang menjadi area tidak aman. Kenapa dilarang? Karena menurut penduduk setempat ada sejarah kelam di curug ini, sehingga diyakini area ini menjadi wilayah kekuasaan makhluk tak kasat mata penghuni curug. Sudah banyak korban berjatuhan di area ini karena tindakan ceroboh mereka yang membangkang dan tidak mentaati aturan yang berlaku. Untuk itulah diusahakan kita sebagai pengunjung menjaga dan menghormati norma-norma yang berlaku di setiap tempat yang kita kunjungi. Peraturan dibuat tentunya karena ada maksud tertentu dan pastinya memiliki tujuan yang baik untuk semua pihak.

 

curug seribu bogor

Harga Tiket Curug Seribu

Untuk dapat menikmati indahnya Curug Seribu, cukup hanya dengan membayar tiket masuk Kawasan Wisata Gunung Salak Endah (Gunung Bunder) sebesar Rp 15.000,- yang dibayarkan saat memasuki pintu gerbang utama, membayar tiket masuk wilayah Curug Seribu sebesar Rp. 10.000,- dan membayar parkir sebesar Rp.5.000,- untuk kendaraan roda 2. Saat memasuki pintu gerbang curug selain wajib membayar tiket dan asuransi, kita juga wajib memberikan data diri kita untuk dicatat kedalam daftar buku kunjungan. Hal itu dilakukan supaya jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, akan memudahkan dalam proses pencarian dan identifikasi.

Keberadaan Lutung Jawa Di Curug Seribu

Selain bisa menikmati keindahan alam, jika beruntung kamu akan bertemu dengan Lutung Jawa yang bergelantungan di pepohonan. Alhamdulillah saya diberi kesempatan bertemu dengan se-ekor Lutung Jawa tersebut, saat berjalan menuju lokasi curug. Sayangnya tidak sempat memotretnya karena lutung tersebut keburu kabur ketengah hutan.

Meskipun perjalanan ini kali kedua saya menyambangi Curug Seribu, namun saya tetap merasa ingin kembali dan kembali lagi. Suatu saat nanti jika diberi kesempatan, saya pasti akan kembali lagi untuk menikmati pesona indahnya Curug Seribu.

 

Peta Lokasi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *