Explore Kebun Raya Bogor

fathah-bogor-2017-20

Bagi kamu para pengagum keindahan alam dengan hamparan hijau dan kesejukan udara yang terkadang mampu membuat tubuh merinding, singgahlah ke Kota Bogor. Selain terkenal dengan Wisata Alam Puncak, Bogor juga memiliki puluhan bahkan ratusan lokasi wisata alam dengan keunikan dan daya pikat tersendiri. Salah satunya adalah Kebun Raya Bogor (Bogor Botanical Garden).

Kebun Raya Bogor adalah sebuah kebun besar yang ditanami berbagai jenis tumbuhan, dan memiliki fungsi utama sebagai pusat koleksi tumbuhan, penelitian dan konservasi ex-situ (di luar habitat). Selain ketiga fungsi utama tersebut, Kebun Raya Bogor juga difungsikan sebagai sarana wisata dan pendidikan bagi pengunjung.

Ada apa saja di Kebun Raya Bogor?

Kebun Raya Bogor memiliki spot-spot menarik yang layak kamu kunjungi. Diantaranya:

  1. Monumen Lady Raffles

    fathah-bogor-2017-22
    Terletak di dekat area gerbang utama, monumen ini memiliki bentuk yang unik dan menarik. Lebih menariknya lagi, monumen ini memiliki cerita sejarah yang sangat menyentuh hati. Konon, monumen ini dibangun sebagai bukti cinta seorang Jenderal Hindia-Belanda bernama Thomas Stamford Raffles kepada sang istri yang bernama Lady Olivia Mariamne.Lady Olivia Mariamne pada masa hidupnya sangat senang dan nyaman berada di lingkungan Kebun Raya Bogor. Tepat pada tanggal 26 November 1814, ia meninggal dunia akibat penyakit Malaria yang dideritanya. Untuk mengenang pengabdiannya sebagai seorang istri yang penuh cinta, kasih dan sayang, dibangunlah sebuah monumen oleh sang suami, di lokasi favoritnya ini.

    fathah-bogor-2017-23

    Hal tersebut dibuktikan dengan adanya sebuah puisi yang tertulis disalah satu sisi pada monumen tersebut. Puisi tersebut menggambarkan kisah cinta dan romantisme seorang Raffles terhadap sang istri.

  2. Danau Gunting

    fathah-bogor-2017-24
    Tak jauh dari Monumen Lady Raffles, terdapat sebuah danau dengan air mancur dan sebidang tanah menyerupai pulau berada ditengahnya. Ialah Danau Gunting.Danau Gunting menjadi salah satu spot favorit pengunjung Kebun Raya Bogor. Rindangnya pepohonan di sekelilingnya, serta kolam yang cukup luas dengan air mancur dan pulau kecil ditengahnya, memberikan rasa nyaman juga sangat menarik untuk dijadikan spot foto. Karena itulah pengunjung sangat menyukai area ini.
  3. Halaman Belakang Istana Bogor

    fathah-bogor-2017-40
    Masih di salah satu sudut Danau Gunting, terdapat sebuah bangunan megah yang didominasi oleh warna putih dan hamparan rumput hijau yang cukup luas. Gedung putih tersebut merupakan sisi belakang dari Istana Kepresidenan Bogor. Memiliki bentuk yang megah dan unik, halaman belakang Istana ini menjadi spot terfavorit oleh para pecinta fotografi khususnya bagi mereka yang baru terjun atau sedang mempelajari dunia fotografi.

    fathah-bogor-2017-39
    Selain terdapat gedung istana yang megah, diarea ini juga terdapat beberapa patung dan monumen yang menarik perhatian pengunjung. Salah satu diantaranya adalah Monumen Reinwardt yang sengaja di bangun dan diresmikan pada tanggal 16 Mei 2006 oleh Duta Besar Jerman. Monumen ini dibangun untuk mengenang jasa Caspar Georg Karl Reinwardt (C.G.K Reinwardt) yang merupakan pendiri Kebun Raya Bogor (dahulu bernama Land’s Plantentuin).

  4. Makam Kuno Belanda

    fathah-bogor-2017-37
    Melangkah ke arah Barat dari Monumen Reinwardt terdapat sebuah area yang dikelilingi oleh rimbunnya Pohon Bambu. Disitulah terdapat Komplek Pemakaman Belanda Kuno yang jarang disinggahi para pengunjung Kebun Raya Bogor.

    Saking rimbunnya pepohonan Bambu disekitanya, memjadikan komplek pemakaman ini kurang terlihat, sehingga banyak pengunjung yang tidak mengetahui keberadaan komplek pemakaman ini.

  5. Taman Teysmann

    fathah-bogor-2017-41
    Disisi kiri komplek Pemakaman Belanda Kuno, terdapat sebuah taman dengan penataan yang indah dan unik. Tepat di bagian tengah taman, terdapat sebuah tugu berbentuk obelisk yang diberi nama “Tugu Teysmann”. Taman dan tugu Teysmann dibangun khusus sebagai bentuk dedikasi kepada Johanes Elias Teysmann yang berperan penting terhadap kelangsungan hidup dan perkembangan Kebun Raya Bogor.

  6. Museum Zoologi

    fathah-bogor-2017-38
    Berjalan ke sisi kiri dari Taman Teysmann menuju arah Gerbang Utama, terdapat sebuah Museum bernama “Museum Zoologi”. Lokosi Museum ini agak tersembunyi, berada di belakang Gedung Treub Laboratorium dan Wisma Tamu Nusa Indah. Karena lokasinya yang sedikit kurang terlihat, menjadikan banyak pengunjung yang tidak mengetahui keberadaan Museum ini. Di Museum Zoologi ini, terdapat ratusan spesies satwa yang telah diawetkan.

    fathah-bogor-2017-42
    Memasuki ruang museum terdapat beberapa ruang dengan keunikan dan kelompok spesies satwa yang berbeda. Diantaranya Ruang Reptil, Unggas, Mamalia, Kupu-Kupu, juga berbagai jenis binatang laut termasuk Kepiting Raksasa dari Jepang yang telah diawetkan.

    Mamasuki pintu keluar, terdapat ruang semi terbuka dengan sebuah kerangka Paus Biru Raksasa, terpajang diruang tersebut. Paus Biru merupakan binatang terbesar di Dunia yang saat ini semakin berkurang spesiesnya.

  7. Taman Meksiko

    fathah-bogor-2017-25
    Terletak di sisi Kanan dari Gerbang Utama terdapat sebuah taman yang tampak gersang dan ditumbuhi berbagai jenis tanaman Kaktus, Yucca, dan Agave. Taman ini dibangun menyerupai Gurun Sonora yang sangat terkenal di Meksiko.

    Di Taman ini terdapat tiga patung pria yang terbuat dari tali tambang berwarna hitam, lengkap dengan topi dan alat musik khas Meksiko. Ketiga patung tersebut tampak sedang bermain musik di salah satu area taman. Selain ketiga patung tersebut juga tampak patung seorang wanita yang sedang meliuk-liuk menarikan sebuah tarian khas Meksiko di area lainnya.

    fathah-bogor-2017-26
    Menurut cerita yang beredar, lokasi ini merupakan cikal bakal terbentuknya Kota Bogor. Konon pada jaman dahulu di lokasi ini terdapat sebuah pemukiman penduduk bernama “Kampoeng Bogor”, yang merupakan pemukiman penduduk pertama di Bogor.

  8. Jalan Kenari II

    fathah-bogor-2017-21
    Disisi bawah Taman Meksiko terdapat jembatan gantung berwarna merah. Menelusuri jembatan gantung tesebut, akan mengantarkan kita ke sebuah jalan besar, dimana terdapat barisan pohon kenari besar di kedua sisi jalan. Jalan inilah yang bernama Jalan Kenari II.

    Deretan Pohon Kenari di kedua sisi jalan, dihiasi dengan bangku-bangku taman permanen yang tertata rapi, memberi kesan natural dan sedap dipandang mata. Jalan ini sangatlah cocok untuk dijadikan sebagai background foto tematik bernuansa alam terbuka.

  9. Taman Astridfathah-bogor-2017-29
    Taman Astrid dibangun untuk menyambut kedatangan seorang Ratu dan Raja dari Belgia, bernama Ratu Astrid dan Raja Leopold pada tahun 1929. Ratu Astrid memiliki kecantikan yang luar biasa dan saat itu ia sangat terkenal diseluruh penjuru dunia.

    Namun dibalik kecantikan dan gelarnya sebagai seorang ratu, ia adalah sosok wanita yang sangat sederhana. Hal itulah, yang menjadikannya sebagai sosok yang sangat dikagumi oleh seluruh masyarakat di berbagai belahan dunia. Kecantikan Ratu Astrid diabadikan kedalam wujud keindahan taman, yang menjadi salah satu spot terfavorit di Kebun Raya Bogor ini.

  10. Griya Anggrek

    fathah-bogor-2017-30
    Dari Taman Astrid, berjalan menyusuri jalan kembar yang dihiasi oleh Bunga Kana, kita akan menemukan sebuah bangunan rumah kaca bernama “Griya Anggrek”.

    fathah-bogor-2017-31
    Memasuki ruang utama, kamu akan disuguhi beberapa jenis tanaman Anggrek yang tertata rapi di atas meja. Pada dinding ruangan, tampak beberapa foto dan informasi seputar dunia tanaman Anggrek yang menjadi koleksi Griya ini.

    fathah-bogor-2017-32
    Memasuki sisi kanan gedung, terdapat sebuah ruangan yang tertata rapi dan indah. Diruangan ini terdapat aneka jenis spesies tanaman Anggrek Hibrida (hasil persilangan). Anggrek Hibrida memiliki warna yang lebih menarik dengan jumlah warna yang lebih beragam dibanding spesies aslinya. Menurut saya, ruangan ini sangat fotogenik karena terdapat berbagai jenis tanaman Anggrek yang dikombinasikan dengan kayu-kayu alami dan sebuah air terjun buatan disudut ruangan.

    fathah-bogor-2017-33
    Memasuki sisi kiri gedung, terdapat sebuah ruangan yang memiliki desain yang mirip seperti ruangan yang ada di sisi kanan gedung ini. Bedanya, di ruangan ini terdapat aneka tanaman Anggrek Alam yang masih asli, dan diambil langsung dari berbagai hutan yang tersebar luas diseluruh penjuru nusantara.

  11. Jambatan Merah

    fathah-bogor-2017-36
    Inilah jambatan yang disinyalir sebagai jembatan pemutus cinta. Jembatan gantung berwarna merah yang terletak di dekat area Pohon Jodoh dan Makam Keramat ini, memiliki segudang cerita yang menjadi mitos dan dipercayai oleh sebagian masyarakat.

    Konon, jika sepasang kekasih melintasi jembatan ini, maka hubungan cintanya akan kandas dan putus ditengah jalan. Entah karena kebetulan atau memang mitos tersebut benar terjadi, tidak sedikit dari mereka yang pernah melintasi jembatan tersebut, mengalami putus cinta beberapa saat setelah mereka melintasi jembatan tersebut.

    Dibalik seramnya mitos tersebut, menurut saya jembatan ini sangat cantik dan fotogenik. Tidak sedikit pengunjung yang menjadikan jembatan ini sebagai area favorit untuk berfoto.

  12. Pohon Jodoh

    fathah-bogor-2017-34
    Dua pohon raksasa berusia ratusan tahun yang saling berdampingan, berdiri tegak di tepi jalan, dipercaya sebagai Pohon Jodoh. Sebuah pohon besar yang memiliki warna lebih gelap dan lebih lebar, dianggap sebagai pohon laki-laki. Sedangkan satu pohon lagi yang memiliki ukuran lebih langsing dan berwarna lebih terang, dianggap sebagai pohon wanita.

    Selain saling berdampingan, kedua pohon tersebut memiliki akar besar yang saling menyatu, sehingga menggambarkan sepasang suami dan istri yang sedang bergandengan tangan.

    fathah-bogor-2017-35
    Dua pohon raksasa ini memiliki jenis dan asal usul yang berbeda. Pohon Laki-Laki (Pohon Meranti), berasal dari Sumatera Indonesia. Sedangkan Pohon Wanita (Pohon Beringin Putih), berasal dari negeri gajah putih (Thailand).

    Mitos yang beredar, bahwa apabila sepasang kekasih duduk di bawah kedua pohon tersebut, maka hubungannya akan langgeng hingga jenjang pernikahan. Dan apabila seorang pria dan wanita jomblo yang bertemu dan duduk dibawah kedua pohon tersebut, maka keduanya akan berjodoh. Percaya atau tidaknya, itu tergantung masing-masing pribadi. Yang jelas mitos ini telah lama beredar dan banyak masyarakat yang mempercayainya.

  13. Komplek Makam Keramat

    Tak jauh dari pohon jodoh dan jembatan merah, terdapat Makam Keramat yang merupakan makam keluarga Kerajaan Pajajaran Ratu Galuh Mangku Alam Prabu Siliwangi. Selain makam Ratu Galuh Mangku Alam Prabu Siliwangi, juga terdapat tiga makam lainnya yaitu makam Mbah Jepra (Syeikh Jafar Shodiq), makam Mbah Baul (Syeikh Mambaul Ulum), dan makam Solendang Galuh Pakuan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s